BeritaDaerah

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Konawe : Pancasila Fondasi Persatuan Dan Perdamaian Dunia

35
Screenshot


SORUME. ID, KONAWE 
|| Bupati Konawe, Yusran Akbar, ST pimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan mengusung tema  Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”  yang berlangsung di halaman Kantor Bupati , Senin (1/6/26). 

Dalam upacara peringatan tersebut juga turut diikuti Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda, Sekda Konawe, Ferdinand Sapan, Para Pimpinan OPD, Asisten, Staf Ahli serta para Kabag lingkup Pemda Konawe.

Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia yang disampaikan Bupati Konawe, Yusran Akbar, ST, menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai luhur Pancasila tetap menyala dalam jiwa seluruh rakyat Indonesia.

Peringatan tahun ini menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi perekat persatuan bangsa Indonesia, tetapi juga menawarkan nilai-nilai universal yang relevan dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan.

“Pancasila adalah bintang penuntun sekaligus jangkar moral bangsa Indonesia. Di tengah ketidakpastian global, disrupsi teknologi, dan dinamika geopolitik dunia, Indonesia tetap kokoh berdiri sebagai bangsa yang mampu menjaga persatuan dalam keberagaman,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Bupati Konawe.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut menjaga ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945. 

Nilai-nilai musyawarah, mufakat, keadilan sosial, dan kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila dinilai menjadi instrumen penting dalam diplomasi internasional untuk menjembatani perbedaan serta mendorong penyelesaian konflik secara damai.

Lebih lanjut, Indonesia telah menunjukkan kontribusi nyata bagi perdamaian dunia melalui keterlibatan pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran aktif dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penindasan.

Selain itu, Bupati mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan perkembangan teknologi harus tetap berlandaskan nilai moral Pancasila. Generasi muda sebagai penerus bangsa didorong untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup yang diterapkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar simbol atau hafalan semata.

Ia juga menyampaikan Kepada seluruh pemangku kepentingan, bahwa amanat tersebut menitipkan tanggung jawab besar untuk memastikan setiap kebijakan publik berorientasi pada keadilan sosial, melindungi hak-hak masyarakat kecil, serta mencegah munculnya kesenjangan sosial yang dapat mengganggu persatuan bangsa.

“Jangan biarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan yang dapat merusak harmoni kebangsaan,” tegas Bupati

“Seluruh elemen bangsa diajak untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia merupakan bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan” tambahnya

Melalui semangat Hari Lahir Pancasila 2026 kata dia, Pemerintah Kabupaten Konawe menegaskan komitmennya untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, dan pelayanan kepada masyarakat demi mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan damai.

Laporan : Redaksi

Exit mobile version