BeritaDaerahTNI/POLRI

Panen Jagung Serentak Bersama Kapolda Dan Gubernur Sultra, Plt Bupati Yosep Sahaka Sampaikan Hal Ini

40

Sorume.Id, Koltim II Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan produktivitas, kualitas, dan daya saing jagung dalam rangka mewujudkan swasembada pangan nasional yang telah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikan Plt Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd, dalam acara panen raya jagung serentak yang digelar di Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, sabtu (27/9/25)

“Kolaka Timur siap menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan di Sulawesi Tenggara, khususnya pada sektor pertanian jagung” Ujar Plt Bupati

“Saya berharap semua pihak dapat mendukung upaya menjadikan Kabupaten Kolaka Timur sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Sulawesi Tenggara” lanjutnya

Panen raya jagung serentak kuartal ketiga ini kata Yosep, diharapkan mampu meningkatkan kualitas produksi, pendapatan petani, serta mewujudkan swasembada pangan daerah dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional sebagaimana cita-cita Bapak Presiden Prabowo Subianto.

“Mari kita terus bekerja bersama membangun pertanian yang maju, berkelanjutan, berdaya saing, serta berorientasi pada agroindustri di masa mendatang,” ungkapnya.

Menurutnya, panen raya ini menjadi bukti nyata bahwa pertanian di Kolaka Timur terus berkembang dan memberikan kontribusi penting bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional. Jagung adalah salah satu komoditas unggulan yang strategis untuk memenuhi kebutuhan pangan, pakan ternak, dan bahan baku industry.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa pada tahun 2024, luas panen jagung di Kabupaten Kolaka Timur mencapai 4.778 hektar dengan produksi sebesar 21.085 ton, hasil dari pola tanam dua kali setahun.

Sedang tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur bersama Polres Kolaka Timur menyalurkan bantuan benih jagung untuk 477 hektar lahan dengan total 7.155 kg benih jagung yang tersebar di Kecamatan Lambandia, Poli-Polia, dan Dangia.

Tak hanya itu, terdapat program 2 hektar jagung per desa untuk 117 desa di Kabupaten Kolaka Timur, dengan rincian 1 hektar untuk jagung pakan dan 1 hektar untuk jagung manis. Hingga saat ini, sebanyak 73 desa telah melaksanakan penanaman dengan luas lahan mencapai 104,2 hektar.

“Meski capaian produksi jagung cukup signifikan, masih terdapat tantangan dalam pemenuhan target luas tanam akibat keterbatasan alat dan mesin pertanian. Pemerintah terus berupaya mempercepat pemenuhan target melalui kolaborasi dengan kelompok tani, penyuluh, dan pemanfaatan teknologi tepat guna” jelas eks Anggota DPRD Koltim ini

“Kami akan terus bekerja bersama untuk membangun pertanian yang lebih maju, berkelanjutan, dan berdaya saing, serta berorientasi pada agroindustri,” tegasnya.

Dikesempatan itu juga, Kapolda Sultra, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko menambahkan bahwa pentingnya panen raya ini sebagai salah satu langkah strategis dalam mendukung infrastruktur pertanian di Sulawesi Tenggara.

“Panen raya jagung ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga sebagai bagian dari upaya kita untuk mewujudkan swasembada pangan nasional pada tahun 2025,” katanya

Sedang Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangeruka juga menegaskan komitmennya bahwa pemerintah Provinsi akan terus memberikan dukungan terhadap program ketahanan pangan.

Karena menurutnya, jagung merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berperan penting dalam mendukung kebutuhan pangan nasional maupun industri pakan ternak.

Diketahui, acara panen raya jagung serentak tersebut, juga turut dihadiri Kapolda Sultra, Gubernur Sultra Forkopimda Sultra, Forkopimda Koltim, para pejabat tinggi sultra dan Kolaka Timur, para camat, Desa dan Lurah Se- Koltim, penyuluh pertanian, Gapoktan dan undangan lainnya.

Laporan : Muh. Gunawan

Exit mobile version