Sorume, Id, Konawe || Dalam rangka memastikan transparansi pengelolaan dana Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Pemerintah Desa Tetembomua, Kecamatan Lambuya, salurkan dana usaha secara langsung kepada para pelaku UMKM melalui transfer BRI Link.
Penyaluran bantuan dana usaha kepada para pelaku UMKM dilaksanakan di Balai pertemuan Desa Tetembomua, Selasa (16/9/25) kemarin
Kepala Desa Tetembomua, Abdullah, SP, menjelaskan bahwa metode pembayaran melalui BRI Link dipilih untuk memudahkan dan mempercepat proses pendistribusian dana sekaligus meminimalisir potensi penyimpangan.
“Kami ingin seluruh dana UMKM ini tepat sasaran dan dapat digunakan secara maksimal oleh para pelaku usaha di desa kami. Setiap penerima menerima dana langsung dari pihak BRI Link tanpa perantara,” ujar Kepala Desa.
Penyaluran dana ini kata dia, merupakan bagian dari upaya Pemdes dalam membantu pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha melalui modal usaha di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Ia juga menyebutkan sebanyak 20 UMKM menerima bantuan Modal Usaha sebesar Rp. 2.850.000 Per pelaku UMKM melalui BRI Link kepada para penerima manfaat tersebut
“20 UMKM yang menerima bantuan modal usaha tersebut telah melengkapi dokumen usaha seperti Nomor Induk Berusaha dan dokumen lainnya” ujarnya
Selain itu, Kades berharap dengan bantuan modal usaha ini para pelaku UMKM dapat memanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan usaha mereka, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga masing-masing
“Pemdes Tetembomua berkomitmen untuk terus menjalankan pengelolaan dana secara transparan dan akuntabel guna mendukung perkembangan UMKM, sebagai pilar penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan” ucapnya
Sementara itu, salah satu pelaku usaha aneka cemilan kue kering, Siti Halijah, mengungkapkan rasa syukur dan terimahkasihnya kepada pemerintah desa tetembomua atas bantuan modal usaha kepada dirinya
“Bantuan dana ini sangat berarti bagi usaha kami. Dengan penyaluran langsung melalui BRI Link, kami merasa lebih percaya karena bisa memantau sendiri sumber bantuan yang kami terima.” Tuturnya
Laporan : Helni Setyawan
















