Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahHukrimTNI/POLRI

Pria Di Koltim Diduga Gorok Leher Bocah Perempuan Hingga Tewas

56
×

Pria Di Koltim Diduga Gorok Leher Bocah Perempuan Hingga Tewas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KOLTIM, SORUME ID – Sebuah aksi pembunuhan tragis mencabik rasa kemanusiaan di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.

Example 300x600

Seorang anak perempuan berinisial MA (10), warga Desa Hakambololi, harus meregang nyawa setelah lehernya nyaris putus diduga digorok oleh seorang pemuda berusia 18 tahun asal Desa Wundubite, Kecamatan Poli-Polia. Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Jumat, (05/08/2025).

Camat Poli-Polia, Sulaiman, SE, ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa korban adalah seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) kelas 5, sementara terduga pelaku diperkirakan berusia 18 tahun. Keduanya dinyatakan tidak memiliki hubungan keluarga.

“Korban bersama adiknya naik motor listrik menuju Desa Wundubite untuk mengaji.

Di jalan, mereka bertemu dengan terduga pelaku yang katanya mau pergi ambil makanan kambing.

Ketemu di jalan, dia (terduga pelaku) tarik korban ke semak-semak,” ujar Sulaiman menjelaskan kronologi awal.

“Adiknya ini setelah ditarik ke semak-semak, apakah dia pakai motor listrik itu atau bagaimana, langsung melanjutkan perjalanan ke tempat mengaji. Lukanya korban parah, hampir putus leher,” sambungnya dengan nada prihatin.

Sulaiman juga menyampaikan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, bahwa terduga pelaku merupakan warga pendatang.

Sementara itu, Kapolsek Ladongi, Iptu Agus Bone, membenarkan terjadinya dugaan pembunuhan di Desa Wundubite.

“Kalau bilang ada kejadian, betul ada kejadian dan pelakunya sudah diamankan di Polres Kolaka Timur. Untuk lebih detailnya silahkan ke Polres,” ujarnya singkat.

Konfirmasi penanganan tersangka disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Kolaka Timur, AKP Ahmad Fathoni, SH.

“Saat ini pelaku dalam tahap pemeriksaan. Untuk identitas pelaku dan motif kejadian masih belum dapat diekspos karena untuk kepentingan penyidikan,” jelas Fathoni.

Ia menambahkan, “Korban masih di bawah umur dan pelaku diduga sementara juga masih di bawah umur,” meski sebelumnya disebutkan pelaku berusia 18 tahun.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki motif di balik pembunuhan tragis ini.

Media ini masih menunggu keterangan resmi dari Polres Kolaka Timur terkait identitas pasti terduga pelaku dan motif yang mendasarinya. (*)

Laporan: Redaksi

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *